Sudah Tahu, Belum? Berikut Cara Mengatasi Vertigo Dengan Mudah!

Sudah tidak asing lagi, bukan dengan vertigo? Masyarakat tentu sudah tahu apa itu vertigo. Vertigo adalah kondisi di mana penderita mengalami rasa pusing bahkan merasa diri atau sekitarnya berputar. Menurut klikdokter, vertigo adalah keluhan pusing yang berputar dan terjadi secara tiba-tiba.

Sebelum membahas mengenai cara mengatasi vertigo, ada baiknya untuk mengenali penyebab dan gejala terjadinya vertigo. Dilansir dari halaman hellosehat, penyebab vertigo secara umum terbagi menjadi dua: vertigo perifer dan vertigo sentral.

Vertigo perifer adalah jenis vertigo yang paling banyak dialami oleh orang. Hal ini disebabkan adanya gangguan pada telinga bagian dalam yang mana memiliki fungsi sebagai pengatur keseimbangan tubuh.  Pada saat seseorang menggerakkan kepala, bagian dalam telinga tersebut akan memberi tahu di mana posisi kepala berada dan mengirimkan sinyal ke otak. Tujuannya agar menjaga keseimbangan. Apabila terdapat masalah pada telinga bagian dalam, seseorang akan merasa sakit dan pusing akibat adanya peradangan atau infeksi virus.

Vertigo perifer bisa disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, BPPV di mana kondisi vestibuler pada telinga mengalami gangguan. Hal ini dipicu adanya perubahan posisi dan gerakan kepala secara tiba-tiba, seperti bangun tidur secara tiba-tiba, mendongakkan kepala, dan perubahan posisi kepala. BPPV rentan terjadi pada seseorang yang pernah melakukan operasi telinga, memiliki cedera kepala, dan sedang berada dalam masa penyembuhan.

Kedua, mengalami labirinitis di mana peradangan atau infeksi yang terjadi pada telinga bagian dalam terutama pada saluran yang penuh dengan cairan dan berliku-liku. Gejala yang timbul oleh seseorang yang mengalami penyakit ini adalah demam, nyeri pada telinga, mual, muntah, dan kehilangan kemampuan untuk mendengar.

Ketiga, riwayat cedera kepala. Hal ini bisa menjadi pemicu terjadinya vertigo karena seseorang dengan cedera kepala bisa saja mengalamu gangguan telinga bagian dalam.

Vertigo central adalah gangguan yang terjadi akibat masalah pada otak. Biasanya bagian otak yang paling berpengaruh adalah otak kecil atau cerebellum. Ada beberapa kondisi yang menjadi penyebab vertigo central. Pertama, migrain di mana sakit kepala sebelah dengan disertai rasa nyeri dan berdenyut. Biasanya migrain terjadi pada orang yang berusia muda.

Kedua, stroke di mana terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah di otak. Ketiga, tumor otak yang mana kondisi ini menyerang otak kecil sehingga mengakibatkan gangguan dalam pengoordinasian gerakan pada tubuh. Keempat, multiple sclerosis di mana gangguan sinyal saraf yang terjadi pada sistem saraf pusat. Hal ini diakibatkan oleh salahnya pada sistem kekebalan tubuh seseorang. Kelima, neuroma akustik adalah kondisi di mana tumor jinak tumbuh pada saraf vestibular. Hal ini disebabkan oleh faktor genetik.

Pada umumnya, penderita vertigo memiliki gejala kepala pusing, berputar, mual, muntah, berkeringat, sakit kepala, telinga berdengung, dan gerakan bola mata yang tidak normal.

Lalu, bagaimana cara mengatasi vertigo? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

  1. Obat-obatan

Menggunakan obat jika vertigo disebabkan oleh penyakit meniere atau vestibular neuronitis. Biasanya obat ini akan diberikan selama 3-14 hari sesuai dengan obat yang diberikan. Prochlorperazine dan antihistamin adalah jenis obat yang sering diberikan oleh dokter. Obat tersebut hanya efektif pada awal-awal saja dan tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang.

  1. Terapi Rehabilitasi Vestibular

Terapi ini bertujuan untuk membantu otak beradaptasi dengan sinyal yang membingungkan yang menjadi penyebab terjadinya vertigo.

  1. Manuver Epley

Manuver Epley atau satu rangkaian gerakan kepala secara sederhana yang dilakukan untuk menangani BPPV.

Itulah cara mengatasi vertigo yang bisa Anda lakukan dengan bantuan dokter. Yuk, atasi vertigo dari sekarang!

Kesehatan